Waspada! Makan Kurma Berlebihan Bisa Memicu 5 Efek Samping Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Selain mendapat pahala, buka puasa dan sahur pakai kurma juga bagus untuk kesehatan. Namun, jika dimakan berlebihan bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Ada keistimewaan tersendiri ketika berbuka puasa dan sahur dengan makan kurma. Hal tersebut apalagi telah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Mengikuti sunnah Rasulullah SAW, makan kurma sebaiknya dalam jumlah ganjil untuk mendapatkan manfaatnya. Namun, tetap perhatikan jumlahnya agar tidak berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nabi Muhammad SAW selalu makan kurma sebanyak 3 butir. Jika dimakan berlebihan kurma dapat menyebabkan pengaruh samping kesehatan nan serius.

Dikutip dari stylecraze (22/02/24) berikut 5 pengaruh samping kesehatan jika makan kurma berlebihan:

1. Memicu gangguan pencernaan

Ilustrasi kurmaMakan kurma berlebihan bisa memicu gangguan pencernaan. Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

Makan kurma berlebihan bisa memicu gangguan pencernaan. Ini lantaran kurma tinggi kandungan serat. Jika dimakan dalam porsi cukup, serat justru bakal melancarkan pencernaan.

Dalam 100 gram kurma terdapat 7.5 gram serat. Sementara kebutuhan serat harian orang dewasa sekitar 20-35 gram setiap harinya.

Sementara itu, satu buah kurma dapat menyumbang 7-13% kebutuhan serat nan dianjurkan. Serat dapat memproduksi gas dalam tubuh, jika dimakan berlebihan menyebabkan perut jadi tak nyaman.

2. Menyebabkan ruam kulit

Kurma mengandung pengawet nan disebut sulfit. Sulfit merupakan senyawa kimia nan diberikan untuk mengawetkan dan menghilangkan kuman pada buah.

Kandungan tersebut bisa rawan khususnya bagi nan sensitif terhadap sulfit. Salah satunya bisa menyebabkan ruam dan bintik-bintik pada kulit.

Selain itu, ruam juga bisa disebabkan oleh jamur nan terdapat pada buah kering kebanyakan, termasuk juga kurma.

Efek samping kesehatan jika makan kurma ada di laman selanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food