Jangan Gunakan Alat Masak Berbahan Aluminium, Ini 5 Bahayanya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Alat masak berbahan dasar aluminium mungkin sering digunakan untuk memasak. Namun, hati-hati lantaran perangkat masak ini bisa membahayakan. Berikut alasannya.

Alat masak nan digunakan sehari-hari bisa berasal dari bahan apa saja, tergantung kebutuhan dan kesukaan. Namun, tanpa disadari banyak orang lebih sering masak pakat perangkat berbahan dasar aluminium.

Peralatan masak dari aluminium ini cukup terkenal lantaran konduktivitas panas dan nilai nan sangat terjangkau. Meskipun begitu, perangkat masak aluminium tidak sebagus nan dikira.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terdapat beberapa argumen kenapa perlu hindari memasak menggunakan perangkat aluminium. Merangkum Times of India (08/03), berikut 5 alasannya!

1. Ekstraksi aluminium

Alat Masak Aluminium Disebut Berisiko bagi Kesehatan, Ini 5 SebabnyaAlat Masak Aluminium membahayakan lantaran bisa bereaksi dan mengkontaminasi makanan. Foto: Getty Images

Memasak dengan perangkat aluminium, terutama jika memasak makanan masam alias asin bisa menyebabkan logam dari aluminium larut dalam makanan.

Aluminium punya sifat nan mudah bereaksi ketika dipakai untuk masak. Risikonya Anda bisa mencemari alias mengkontaminasi makanan.

Makanan nan terkontaminasi aluminium berlebihan membahayakan kesehatan. Termasuk, masalah neurologis dan gangguan tulang.

2. Reaktivitas dengan makanan tertentu

Aluminium dapat bereaksi dengan dengan makanan masam alias basa. Menyebabkan perangkat masak ini mengambil bahan logam lampau mengubah rasa dari sebuah hidangan.

Terutama jika memasak makanan berkarakter asam. Misalnya, masak dengan lemon, tomat, alias jeruk nipis nan bisa membikin ion aluminium larut dalam makanan.

Oleh lantaran itu, dianjurkan Anda tidak menggunakan aluminium jika mau memasak makanan nan berkarakter asam.

3. Berpotensi untuk kesehatan

susuMakanan nan terkontaminasi logam aluminium berpotensi membahayakan kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Inna Dodor

Menurut beberapa penelitian paparan aluminium jangka panjang dapat dikaitkan dengan peningkatan akibat penyakit Alzheimer alias gangguan neurologis lainnya.

Penelitian lain juga menemukan terjadi peningkatan kadar aluminium di jaringan otak beberapa pasien, nan menderita Alzheimer dan Demensia Parkinsonisme.

Tak hanya menyebabkan gangguan pada otak alias jaringan neurologis, pemakaian aluminium untuk memasak bisa berisiko merusak ginjal.

Sebuah studi nan disebutkan oleh Times Of India menemukan, kelebihan aluminium bisa menyebabkan penyakit ginjal. Ini terjadi lantaran kemungkinan aluminium nan tercampur pada makanan bisa menyebabkan keracunan dalam tubuh, nan selanjutnya menyebabkan kandas ginjal.

Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi penemuan ini.

Alasan perangkat masak aluminium rawan lainnya bisa dilihat dari laman berikut ini!

Simak Video "Hal-hal nan Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan"
[Gambas:Video 20detik]

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food