Catat! Segini Batas Aman Konsumsi Kopi Dan Teh Selama Puasa

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Saat puasa Anda tak perlu tidakhadir minum kopi dan teh. Dua minuman berkafein ini tetap dapat dikonsumsi, tapi segini pemisah amannya.

Bagi pencinta kopi dan teh, perlu memperhatikan minuman favoritnya saat bulan puasa. Hal ini agar asupan kopi maupun teh tidak berakibat jelek pada puasa dan kesehatan secara umum.

Ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Fitri Hudayani mengatakan mengonsumsi teh alias kopi diperbolehkan selama puasa di bulan Ramadhan. Namun ada patokan frekuensinya agar tidak mengganggu puasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konsumsi teh dan kopi kudu dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari, selebihnya dianjurkan minum air putih," kata Fitri melalui pesan singkat seperti dilaporkan Antara, Jumat (15/3).

Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumTeh terkenal dijadikan minuman buka puasa di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

Fitri mengatakan mengonsumsi teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan minum masyarakat Indonesia pada umumnya. Biasanya teh juga merupakan suatu kebiasaan nan diminum untuk membatalkan puasa.

Teh, kata Fitri, dinilai lebih kondusif di lambung untuk digunakan sebagai pembatal puasa bagi penderita masam lambung. Berbeda dengan kopi nan mempunyai tingkat keasaman nan bisa mengganggu orang dengan lambung sensitif. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah perut terisi.

"Teh sejauh ini lebih kondusif untuk penderita penyakit lambung berbeda dengan kopi nan mempunyai tingkat keasaman nan dapat mengganggu pada orang sensitif lambungnya," ujarnya.

Pecinta teh alias kopi juga tidak perlu cemas lantaran meskipun minuman ini berkarakter diuretik alias merangsang buang air kecil, namun tidak menimbulkan rasa haus nan berlebihan.

Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiHindari terlalu banyak menambahkan gula pasir ke kopi agar lebih sehat. Foto: Getty Images/gilaxia

Pembatasan konsumsi teh dan kopi juga bermaksud untuk menghindari konsumsi gula berlebihan lantaran seringkali minuman berkafein ini ditambahkan gula alias susu baik full cream maupun susu rendah lemak.

Fitri juga mengingatkan untuk tetap menjaga asupan gula dan garam sama seperti pada hari-hari sebelum puasa. Hal ini untuk menjaga tubuh dari penyakit glukosuria dan hipertensi.

"Jangan lupa konsumsi serat nan cukup berasal dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa sehingga perut terasa nyaman," jelasnya.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan titel "Catat, Ini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa"

(adr/adr)

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food