7 Tanda Telur Ayam Sudah Tak Lagi Segar, Jangan Dikonsumsi!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Telur ayam banyak dijadikan stok saat puasa. Namun pastikan telur itu berbobot bagus. Begini 7 tanda telur ayam nan sudah tak segar.

Selama puasa, banyak orang memilih menyimpan bahan makanan praktis nan tak butuh banyak waktu untuk diolah dan rasanya enak. Telur ayam pun jadi favorit lantaran memenuhi dua kriteria itu.

Telur ayam mudah dimasak dengan beragam langkah dan dipadukan jenis bahan. Tak heran jika sebagian orang langsung membeli telur dalam jumlah banyak sebagai stok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pastikan telur ayam nan Anda pilih alias hendak dimasak tetap segar. Jangan sampai telur ayam itu busuk, berbau, dan sudah tak layak konsumsi.

Mengutip Mashed (12/3/2024), inilah 7 tanda ayam sudah tak lagi segar:

1. Sudah lewat tanggal kedaluwarsa

7 Tanda Telur Ayam Sudah Tak Lagi Segar, Jangan Dikonsumsi!Foto: Shutterstock

Jika beli telur ayam kemasan, kerap kali tercantum tanggal kedaluwarsanya. Perhatikan tanggal itu dan jangan mengonsumsinya jika tanggal kedaluwarsa sudah lewat.

Tanggal kedaluwarsa menunjukkan pemisah waktu terbaik untuk telur dapat dikonsumsi. Lewat tanggal itu, kesegaran telur biasanya sudah berkurang. Konsumsinya bisa berisiko untuk kesehatan. Rasanya juga sudah tak lagi prima.

2. Kulit telur pecah alias retak

Perhatikan juga tampilan bentuk telur. Hindari memilih dan mengolah telur nan kulitnya sudah pecah alias retak.

Ini berfaedah telur berisiko banget besar terpapar kontaminasi dari luar. Bukan tidak mungkin bagian dalam telur tersebut terpapar bakteri. Dengan rusaknya kulit telur, maka rasa telur juga bakal terpengaruh mengingat kelembapannya berkurang.

3. Kulitnya berlendir

7 Tanda Telur Ayam Sudah Tak Lagi Segar, Jangan Dikonsumsi!Foto: Shutterstock

Tanda telur tidak segar selanjutnya adalah kulitnya berlendir. Ketika dipegang seperti ada lapisan lendirnya. Ini merupakan karakter utama jika telur sudah lama dan terkontaminasi bakteri.

Segera buang telur berlendir itu, kemudian cuci tangan bersih dan menyeluruh. Jangan sampai makan telur nan sudah berlendir lantaran besar kemungkinan terinfeksi kuman seperti Salmonella nan menyebabkan keracunan makanan.

4. Ada serbuk di kulit telur

Perhatikan dengan saksama kondisi kulit telur. Hindari juga nan ada bubuknya lantaran ini mengindikasikan telur tekontaminasi jamur. Infeksi jamur itu biasanya ditandai dengan lapisan berwarna hijau, seperti bubuk, alias kehitaman pada kulit telur.

Jamur dapat tumbuh di telur terutama jika telur disimpan di lingkungan hangat, lembap, dan tidak bersih. Bisa terjadi saat proses panen maupun distribusinya.

Selengkapnya di laman selanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food