5 Tips Konsumsi Ikan Dengan Aman Agar Maksimal Khasiatnya

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Ikan nan dinilai sebagai makanan sehat sebenarnya tidak sepenuhnya sehat. Ada ancaman kesehatan nan fatal jika salah langkah menyajikan dan konsumsi.

Ikan mempunyai banyak nutrisi dan mineral secara alami. Berbagai kandungan nutrisi di dalam tubuh ikan begitu berfaedah untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara tepat.

Tetapi ada pengaruh samping nan rupanya dapat membahayakan kesehatan jika salah mengonsumsi ikan. Selain kandungan vitamin dan mineralnya, sebagian ikan juga mengandung merkuri dan kontaminasi nan berasal dari lingkungan hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Office of Environmental Health Hazard Assessment (OEHHA) menyebut ada caranya tersendiri untuk menghindari pengaruh samping konsumsi ikan nan salah itu. Mulai dari memilih, mengolah, dan mengonsumsinya kudu diperhatikan untuk meminimalisir masuknya kontaminan ke dalam tubuh.

Baca juga: Gelar Buka Puasa Bersama, Salt Bae Undang 1000 Anak dan Lansia

Berikut ini 5 tips konsumsi ikan dengan sehat menurut OEHHA:

5 Tips Konsumsi Ikan dengan Aman Agar Maksimal KhasiatnyaKetika memilih ikan untuk dikonsumsi, Anda kudu jeli dalam menentukan jenis ikan nan hendak dikonsumsi. Foto: Getty Images/tc397

1. Pilih jenis ikan nan tepat

Banyak ikan laut nan rupanya mengandung merkuri di dalam tubuhnya. Merkuri secara alami terdapat pada tanah, air, maupun udara nan bergerak bebas dan menjadi lingkungan hidup ikan.

Ada beberapa jenis nan tergolong sebagai jenis dengan rendah merkuri. Ikan dengan kadar merkuri nan rendah ini umumnya berasal dari ikan lokal nan hidup di air tawar baik secara alami maupun melalui penangkaran.

Ikan nan disebut kondusif dari kadar merkuri nan tinggi misalnya ikan lele, ikan teri, ikan bawaL, dan beberapa ikan air tawar lainnya. Sementara Healthline juga pernah menyebut ikan tuna, barramundi, hingga lobster justru nan paling berisiko terhadap merkuri.

2. Lebih mini ukurannya lebih baik

Jika ikan dalam corak hidangan makanan, rasanya semakin besar bakal semakin memuaskan. Faktanya semakin besar ukuran ikan maka akibat dagingnya mengalami pencemaran juga semakin tinggi.

Kontaminasi merkuri dan kontaminan lain bakal bertambah seiring ikan bertumbuh besar. Hal ini nan membikin ikan dengan ukuran besar tidak disarankan untuk dikonsumsi sebagai lauk pauk sehari-hari.

Ikan dengan ukuran mini alias sedang condong mempunyai kontaminan nan lebih kecil. Sehingga tidak memilih ikan dengan ukuran nan terlalu besar dianggap efektif oleh mahir kesehatan untuk meminimalisir masuknya partikel kimia di alam nan membahayakan tubuh.

Tips konsumsi ikan lainnya ada di laman berikutnya.

Simak Video "Pasar Ikan Kedonganan Bali Dipenuhi Pembeli Jelang Tahun Baru 2024"
[Gambas:Video 20detik]

Selengkapnya
Sumber Detik Food
Detik Food